Program Peningkatan Literasi Budaya Melalui Storytelling Folklore Indonesia Secara Bilingual Bagi Siswa SMA Nur Ihsan Islamic School

Penulis

  • Syarifah Universitas Deztron Indonesia
  • Afni Rosalina Universitas Deztron Indonesia
  • Dewi Wulandari Universitas Deztron Indonesia

Kata Kunci:

literasi budaya; storytelling; folklore Indonesia; pembelajaran bilingual

Abstrak

Literasi budaya merupakan salah satu kompetensi yang penting dikembangkan untuk memperkuat pemahaman peserta didik terhadap identitas dan warisan budaya bangsa. Namun, pemanfaatan folklore Indonesia sebagai media pembelajaran masih relatif terbatas, sehingga diperlukan kegiatan yang mampu mengintegrasikan pelestarian budaya dengan pembelajaran yang menarik dan kontekstual. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan literasi budaya melalui storytelling folklore Indonesia secara bilingual bagi siswa SMA Nur Ihsan Islamic Fullday School. Kegiatan dilaksanakan dengan melibatkan 19 siswa kelas XII melalui seminar, storytelling bilingual, diskusi interaktif, dan sesi tanya jawab. Materi yang disampaikan berfokus pada pengenalan nilai-nilai budaya, pesan moral, serta relevansi cerita rakyat Indonesia dalam kehidupan sehari-hari dengan menggunakan bahasa Indonesia dan bahasa Inggris. Hasil observasi menunjukkan bahwa peserta mengikuti seluruh rangkaian kegiatan secara aktif, mampu mengidentifikasi nilai-nilai budaya yang terkandung dalam cerita rakyat, serta menunjukkan antusiasme dalam diskusi dan sesi refleksi. Pendekatan bilingual memberikan kesempatan kepada peserta untuk mengenal kosakata dan ungkapan bahasa Inggris dalam konteks budaya lokal sehingga proses pembelajaran menjadi lebih bermakna. Program ini menunjukkan bahwa storytelling folklore Indonesia secara bilingual berpotensi menjadi alternatif kegiatan edukatif yang mendukung penguatan literasi budaya sekaligus memberikan pengalaman pembelajaran bahasa yang kontekstual bagi peserta didik.

Unduhan

Data unduhan tidak tersedia.

Referensi

Abidin, Y., Mulyati, T., Yuniarti, Y., & Nurhuda, T. (2023). The Effects of Integrating Folklore and Mixed Reality toward Student’s Cultural Literacy. International Journal of Society, Culture and Language, 11(1), 307–319. https://doi.org/10.22034/ijscl.2023.1995761.2963

Aprilliandari, D. I., Mardiana, M., & Mega, I. R. (2024). Folklore as A Media to Empower Reading Literacy & The Socio-Cultural Values among EFL Students: A Need Analysis. Scope : Journal of English Language Teaching, 9(1), 143. https://doi.org/10.30998/scope.v9i1.23758

Branch, R. M. (2010). Instructional design: The ADDIE approach. Instructional Design: The ADDIE Approach, 1–203. https://doi.org/10.1007/978-0-387-09506-6

Cummins, J. (2021). Preface: Rethinking the Education of Multilingual Students: A Critical Analysis of Theoretical Concepts (pp. xxxiii–xli).

Garcia, O., & Kleifgen, J. A. (2018). Educating Emergent Bilinguals. In Policies, Programs, and Practices for English Learners. Teachers College Press. https://doi.org/doi:10.65528/9780807776766

Hidayatullah, S., & Komara, C. (2025). Examining the Appropriateness of Betawi Folklore as Literacy Reading Materials for Elementary Schools. Journal of Languages and Language Teaching, 13(2), 824. https://doi.org/10.33394/jollt.v13i2.14048

Ke Lomi, A. N., Aleksius, M., & Sahan, M. Y. (2024). Folklore Storytelling: A Study into the Effectiveness of Traditional Short Story for Enhancing Vocabulary Development in EFL Learners. Register Journal, 17(2), 279–300. https://doi.org/10.18326/register.v17i2.279-300

Kirkpatrick, J. D., & Kirkpatrick, W. K. (2016). Kirkpatrick’s Four Levels of Training Evaluation. Association for Talent Development. https://books.google.co.id/books?id=mo--DAAAQBAJ

Munajah, R., Sumantri, M. S., & Yufiarti, Y. (2023). Teachers’ perceptions on the need to use digital storytelling based on local wisdom to improve writing skills. South African Journal of Childhood Education, 13(1). https://doi.org/10.4102/sajce.v13i1.1314

Norton, B. (2013). Identity and Language Learning: Extending the Conversation (2nd ed.). Multilingual Matters.

Nur’aini, A., Sukardi, & Wahidah, N. (2025). Integrating Lombok’s Local and Islamic Literature into Bilingual Digital Storytelling for Culturally Responsive Learning Materials. Jo-ELT (Journal of English Language Teaching), 12(2), 589–603. https://doi.org/10.33394/joelt.v12i2.18105

Srihati, D., Rini, E. F. S., Salshabella, D. C., Siswanto, P., Afriani, F., Aryaguna, A., Putri, R. D. K., Intan, Y. S., Solihat, I., & Lera, K. (2025). Folktales as an educational tool: Building character and enhancing communication skills in children. Research Journal in Advanced Humanities, 6(2). https://doi.org/10.58256/vakf4z42

Unduhan

Diterbitkan

2026-07-20

Cara Mengutip

Program Peningkatan Literasi Budaya Melalui Storytelling Folklore Indonesia Secara Bilingual Bagi Siswa SMA Nur Ihsan Islamic School. (2026). JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG HUKUM, MANAJEMEN, DAN HUMANIORA (JPM-HMH), 1(1), 1-7. https://jurnal.udi.ac.id/index.php/jpmhmh/article/view/114

Artikel Serupa

1-10 dari 14

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama