Edukasi Gizi Bengkuang untuk Meningkatkan Kesehatan dan Ekonomi Masyarakat Desa
Abstrak
Bengkuang (Pachyrhizus erosus) merupakan salah satu komoditas pangan lokal yang memiliki kandungan gizi dan senyawa bioaktif yang bermanfaat bagi kesehatan. Namun, pemanfaatannya di masyarakat masih terbatas sebagai buah segar sehingga nilai tambah ekonomi dan potensi pengembangannya belum dimanfaatkan secara optimal. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai manfaat gizi bengkuang serta meningkatkan keterampilan dalam mengolah bengkuang menjadi produk pangan bernilai tambah. Kegiatan dilaksanakan di Desa Pasar VI Kwala Mencirim, Kabupaten Langkat, dengan sasaran ibu rumah tangga, kader Posyandu, anggota PKK, dan masyarakat desa. Metode yang digunakan adalah Participatory Learning and Action (PLA) melalui tahapan identifikasi kebutuhan, edukasi gizi, pelatihan diversifikasi produk, serta evaluasi menggunakan pre-test dan post-test. Materi yang diberikan meliputi kandungan gizi, manfaat kesehatan, serta demonstrasi pembuatan jus, puding, dan keripik bengkuang. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta memiliki pemahaman yang lebih baik mengenai manfaat bengkuang sebagai pangan fungsional dan menunjukkan antusiasme tinggi dalam mengembangkan produk olahan berbasis pangan lokal. Pelatihan juga meningkatkan keterampilan masyarakat dalam mengolah bengkuang menjadi produk yang memiliki nilai ekonomi lebih tinggi. Program ini menunjukkan bahwa edukasi gizi yang dipadukan dengan pelatihan keterampilan dapat menjadi strategi efektif dalam meningkatkan kesehatan masyarakat sekaligus mendorong pemberdayaan ekonomi berbasis potensi pangan lokal.
Unduhan
Referensi
Bhanja, A., Paikra, S. K., Sutar, P. P., & Mishra, M. (2023). Characterization and identification of inulin from Pachyrhizus erosus and evaluation of its antioxidant and in-vitro prebiotic efficacy. Journal of Food Science and Technology, 60(1), 328–339. https://doi.org/10.1007/s13197-022-05619-6 (PMC)
Chambers, R. (1994). The origins and practice of Participatory Rural Appraisal (PRA). World Development, 22(7), 953–969. https://doi.org/10.1016/0305-750X(94)90141-4
Jaiswal, V., Chauhan, S., & Lee, H. J. (2022). The bioactivity and phytochemicals of Pachyrhizus erosus (L.) Urb.: A multifunctional underutilized crop plant. Antioxidants, 11(1), 58. https://doi.org/10.3390/antiox11010058 (MDPI)
Santoso, P., Maliza, R., & Rahayu, R. (2022). Extracted yam bean (Pachyrhizus erosus (L.) Urb.) fiber counteracts adiposity, insulin resistance, and inflammation while modulating gut microbiota composition in mice fed with a high-fat diet. Journal of Traditional and Complementary Medicine, 17(5), 558–571. https://doi.org/10.4103/1735-5362.355213 (PMC)
Sujono, T. A., Nurrochmad, A., Lukitaningsih, E., & Nugroho, A. E. (2022). Immunomodulatory effect of petroleum ether extract and ethyl acetate fraction of bengkoang (Pachyrhizus erosus (L.) Urban) in vitro. Indonesian Journal of Pharmacy, 33(1), 1–11. https://doi.org/10.22146/ijp.1824 (Journal UGM)
Widyatmoko, A., Hastutik, D., Sudarmanto, A., & Lukitaningsih, E. (2016). Vitamin C, vitamin A and alpha hydroxy acid in bengkoang (Pachyrhizus erosus). Majalah Obat Tradisional, 21(1), 48–54. https://doi.org/10.22146/tradmedj.10726 (Journal UGM)
Zanklan, A. S., Ahouangonou, S., Becker, H. C., Pawelzik, E., & Grüneberg, W. J. (2007). Nutritional and anti-nutritional composition of yam bean (Pachyrhizus erosus (L.) Urban) tubers. Food Chemistry, 102(4), 1112–1118. https://doi.org/10.1016/j.foodchem.2006.06.055
Zakiy, J. M., Dwiloka, B., & Rizqiati, H. (2017). Kualitas minuman sinbiotik bengkuang (Pachyrhizus erosus) menggunakan inokulum Lactobacillus fermentum dengan waktu inkubasi yang berbeda. Jurnal Teknologi Pangan, 1(1), 1–9.
Hayati, P. K., Witari, S., Rozen, N., & Sutoyo. (2022). Effect of gamma irradiation on the germination, pollen viability, and morpho-agronomic characteristics of Pachyrhizus erosus cv. Kota Padang. Biodiversitas, 23(3), 1323–1331. https://doi.org/10.13057/biodiv/d230306 (smujo.id)
Septiani, R., & Syarif, A. (2022). Tanggap pertumbuhan dan hasil dua genotipe bengkuang (Pachyrhizus erosus (L.) Urban.) terhadap pemberian pupuk SP-36. Jagur: Jurnal Agroteknologi, 4(2), 52–58. https://doi.org/10.25077/jagur.4.2.52-58.2022 (jagur.faperta.unand.ac.id)
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
-
Semua artikel yang diterbitkan di JPM-KGP menggunakan lisensi Creative Commons Attribution 4.0 International (CC BY 4.0).
-
Lisensi ini memperbolehkan pihak lain membaca, mengunduh, membagikan, dan menggunakan artikel, selama menyebutkan penulis dan sumber asli.
-
Penulis tetap memegang hak cipta penuh atas naskahnya.
-
Penggunaan artikel untuk tujuan komersial diperbolehkan dengan atribusi yang jelas.
-
Penulis bertanggung jawab atas keaslian isi, data, dan kutipan dalam naskah.


