Sosialisasi dan Implementasi Pemanfaatan Pangan Lokal dalam Optimalisasi Layanan Kesehatan Masyarakat di Medan Estate

Penulis

  • Erni Susilawati Universitas Deztron Indonesia
  • Nur Laily Harfita Universitas Deztron Indonesia
  • Dika Saraswati Universitas Deztron Indonesia
  • Rizki Naimah Universitas Deztron Indonesia

Kata Kunci:

pangan lokal, edukasi gizi, pemberdayaan masyarakat, promosi kesehatan, layanan kesehatan masyarakat

Abstrak

Pangan lokal merupakan sumber daya yang memiliki potensi besar dalam meningkatkan status gizi masyarakat sekaligus mendukung upaya promotif dan preventif pada pelayanan kesehatan. Namun, pemanfaatannya di masyarakat masih belum optimal akibat rendahnya pengetahuan mengenai kandungan gizi, manfaat kesehatan, dan pengolahan pangan lokal menjadi menu bergizi. Kondisi tersebut melatarbelakangi pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Medan Estate melalui sosialisasi dan implementasi pemanfaatan pangan lokal. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kesadaran masyarakat dalam memanfaatkan pangan lokal sebagai alternatif pemenuhan gizi keluarga. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif melalui penyuluhan, diskusi interaktif, demonstrasi pengolahan pangan lokal, praktik penyusunan menu bergizi seimbang, serta evaluasi menggunakan pretest dan posttest terhadap 25 peserta yang terdiri atas ibu PKK dan kader kesehatan. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan nilai rata-rata pengetahuan dari 56,3 pada pretest menjadi 86,7 pada posttest dengan persentase peningkatan sebesar 53,99%. Selain itu, peserta dengan kategori pengetahuan baik meningkat dari 12,0% menjadi 84,0% setelah kegiatan. Hasil tersebut menunjukkan bahwa sosialisasi dan implementasi pemanfaatan pangan lokal efektif meningkatkan literasi gizi, keterampilan peserta, dan perilaku hidup sehat sehingga dapat mendukung optimalisasi layanan kesehatan masyarakat secara berkelanjutan

Unduhan

Data unduhan tidak tersedia.

Referensi

[1] Badan Pangan Nasional Republik Indonesia, Laporan Kinerja Badan Pangan Nasional Tahun 2023. Jakarta, Indonesia: Badan Pangan Nasional, 2023.

[2] B. Widjanarko, B. T. Husodo, and P. N. Prabamurti, “Pemberdayaan Masyarakat Dalam Pengolahan Makanan Bergizi Bersumber Bahan Pangan Lokal di Desa Kalongan Kabupaten Semarang,” vol. 3, no. 1, 2024.

[3] E. Riyanti et al., “Preventing Stunting with Complementary Feeding (MP-ASI) Using Local

Food Ingredients,” Community Empowerment, vol. 10, no. 8, pp. 1688–1696, 2025. doi:10.31603/ce.9316.

[4] E. P. Astuti, E. T. Cahyono, P. Sari, T. Sunarsih, and E. F. A. Shanti, “Pemberdayaan

Masyarakat Melalui Demonstrasi Pembuatan Abon Lele dan Ayam Terfortifikasi Daun Kelor dan Bayam Merah sebagai Upaya Pencegahan Stunting,” Journal of Innovation in Community Empowerment, vol. 7, no. 2, pp. 98–106, 2025.

[5] Food and Agriculture Organization, The State of Food Security and Nutrition in the World

2023. Rome, Italy: FAO, 2023.

[6] F. Safety, “Integrasi Edukasi Gizi , Keamanan Pangan , dan Inovasi Olahan Ikan Lokal dalam Upaya Pencegahan Stunting di Kampung Ramsai , Lampung,” vol. 10, no. 12, pp. 2670–2679, 2025.

[7] Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Transformasi Sistem Kesehatan Indonesia. Jakarta, Indonesia: Kementerian Kesehatan RI, 2023.

[8] L. Octavia et al., “Utilizing Local Food Sources in a Sustainable Healthy Diet System and Psychosocial Care to Reduce Malnutrition,” Pediatric Gastroenterology, Hepatology & Nutrition, vol. 28, no. 2, pp. 135–140, 2025. doi: 10.5223/pghn.2025.28.2.135.

[9] L. S. B. Manoe, M. S. Ndandara, and M. R. Bano, “Pangan Lokal, Ibu, dan Stunting: Studi Kasus

Praktik Pemberdayaan Gizi Keluarga di Kupang,” Indonesian Journal of Gender Studies, vol. 6, no. 2, 2025. doi: 10.21154/ijougs.v6i02.12251.

[10] M. Rafiqul Islam and N. Sim, “Education and Food Consumption Patterns: Quasi Experimental Evidence from Indonesia,” 2021.

[11] M. Alif et al., “Empowering the Pongkeru Village Community in Stunting Prevention through

Visual Education, Nutritious Local Recipe Books, and Nutrition Cadre Training,” Kontribusi: Jurnal Pengabdian Masyarakat, vol. 1, 2025.

[12] R. D. Pasaribu, E. Nasution, and A. C. Angkat, “Empowering Mothers in Utilizing Local Food

Based on Mixed Fish to Prevent Stunting: A Reflection Study in Participatory Action

Research,” Amerta Nutrition, vol. 9, no. 3, pp. 514–523, 2025. doi:10.20473/amnt.v9i3.2025.514-523.

[13] P. Studi, I. Gizi, and U. M. Gresik, “Peran edukasi gizi berbasis budaya dalam meningkatkan kesadaran remaja terhadap asupan makanan lokal,” pp. 307–314.

[14] R. Amelia et al., “Local food-based education: Utilization of moringa leaves (Moringa oleifera, l.) for stunting prevention,” vol. 10, no. 4, pp. 1058–1067, 2025

[15] UNICEF Indonesia, Nutrition Strategy Indonesia 2022–2025. Jakarta, Indonesia: UNICEF Indonesia, 2022.

[16] World Health Organization, Healthy Diet. Geneva, Switzerland: WHO, 2023.

Unduhan

Diterbitkan

2026-07-20

Cara Mengutip

Sosialisasi dan Implementasi Pemanfaatan Pangan Lokal dalam Optimalisasi Layanan Kesehatan Masyarakat di Medan Estate. (2026). JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG KESEHATAN, GIZI, DAN PSIKOLOGI (JPM-KGP), 1(1), 32-39. https://jurnal.udi.ac.id/index.php/jpmkgp/article/view/116