Efektifitas Konseling KB Pria Terhadap Keputusan Pemakaian Metode Kontrasepsi Jangka Panjang di Kabupaten Deli Serdang Tahun 2025
Kata Kunci:
Konseling, kb pria, pemakaian jangka panjangAbstrak
Penggunaan kontrasepsi pria sangat rendah dibandingkan wanita di indonesia, penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektvitas konseling kontrasepsi bagi pria dalam memengaruhi keputusan penggunaan metode kontrasepsi jangka panjang. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain eksperimen yang melibatkan partisipan pria yang telah menikah dan berencana untuk menggunakan kontrasepsi jangka panjang. Proses konseling dilakukan dengan pendekatan edukatif dan komunikatif yang memaparkan berbagai pilihan kontrasepsi, manfaat, dan risiko masing – masing metode. Hasil peneltian menunjukkan bahwa konseling kb pria dapat meningkatkan pemahaman serta kesadaran pria tentang pentingnya peran mereka dalam perencanaan keluarga dan kesehatan reproduksi . Sebagian besar peserta yang menerima konseling cenderung memilih metode kontrasepsi jangka panjang, seperti implan atau vasektomi,dibandingkan dengan metode jangka pendek. Temuan ini mengidikasikan bahwa penyuluhan yang tepat dan terarah dapat menjadi faktor penting dalam pengambilan keputusan penggunaan kontrasepsi, serta meningkatkan partisipasi pria dalam tanggung jawab keluarga berencana. Penelitian ini menyarankan pentingnya peyediaan informasi yang akurat dan mudah dipahami dalam konseling kb pria untuk mendukung pencapaian tujuan keluarga berencana secara lebih efektif
Unduhan
Referensi
1. Jurnal penelitian kesehatan “ SUARA FORIKES “ ( Journal off health research “ Forikes voice “) 14 (3), 538-541, 2023
2. atcher, R. A., Nelson, A. L., Trussell, J., Cates, W., Kowal, D., & Policar, M. (2018). Contraceptive technology (21st ed.). Ayer Company Publishers.
3. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2020). Pedoman pelayanan kontrasepsi. Kementerian Kesehatan RI.
4. Labrecque, M., Nazerali, H., Mondor, M., Binik, Y. M., & Vézina, J. G. (2002). Effectiveness and complications associated with no-scalpel vasectomy. The Journal of Urology, 168(5), 1978–1982.
5. Mahendra, I. G. A. A., & Putra, I. W. G. A. (2017). Persepsi dan partisipasi pria terhadap kontrasepsi vasektomi. Kesmas: Jurnal Kesehatan Masyarakat Nasional, 11(1), 45–52.
6. Mosher, W. D., & Jones, J. (2010). Use of contraception in the United States. National Center for Health Statistics.
7. Rahayu, D. P., & Suryani, D. (2019). Efektivitas metode kontrasepsi pria terhadap keberhasilan program keluarga berencana. Jurnal Kesehatan Reproduksi, 10(2), 85–93.
8. Shattuck, D., Perry, B., Packer, C., & Quee, D. C. (2016). A review of 10 years of vasectomy programming and research in low-resource settings. Global Health: Science and Practice, 4(4), 647–660. https://doi.org/10.9745/GHSP-D-16-00235
9. Trussell, J. (2011). Contraceptive failure in the United States. Contraception, 83(5), 397–404. https://doi.org/10.1016/j.contraception.2010.08.012
10. United Nations Population Fund. (2017). Male engagement in family planning. UNFPA.
11. World Bank. (2018). Engaging men and boys in family planning. World Bank.
12. BKKBN. Rencana Strategis BKKBN 2020 -2024, Jakarta ; 2020
13. Kementrian kesehatan RI. profil kesehatan indonesia 2020 ; Jakarta Kementrian Kesehatan RI ; 2021
14. Sun, Y., et al. (2022). Prenatal Yoga and Pelvic Elasticity Improvement in Late Pregnancy. Complementary Therapies in Medicine.
15. • Wahyuni, F., Kencana, T., Darmayanti, E., Sipahutar, D. M., & Fithri, N. (2023). The Perceptions of Pregnant Mothers on Exclusive Breastfeeding: Motivation to Perform Early Breastfeeding Initiation (EBI) at Hayati Clinic Medan. The Malaysian Journal of Nursing (MJN), 15(2), 3–9. https://doi.org/https://doi.org/10.31674/mjn.2023.v15i02.001
16. Wahyuni,F. (2025). Pemberdayaan Masyarakat di Kampung Keluarga Berkualitas (Kampung KB) Dalam Fortikasi Pangan Lokal Sebagai Upaya Pencegahan Stunting. Jurnal Kesehatan Global , Vol 8, No 1 (2025). https://doi.org/10.33085/jkg.v8i1.6370
17. Wahyuni F. dkk. Strengthening the Role of Husbands in Preventing Anemia Among Pregnant Women in 2025. (2025). JURNAL KEPERAWATAN DAN FISIOTERAPI (JKF), 8(1), 63-67. https://doi.org/10.35451/5agjm050
18. Fithri, N., Lumbantobing, P. ., Simanjuntak, H., Br. Peranginangin, S. A. ., Yelni, A., & Wahyuni, F. (2024). Methods of Applying Breast Milk for Umbilical Cord Care and Its Impact on the Speed of Umbilical Cord Detachment in Newborns. The Malaysian Journal of Nursing (MJN), 16(2), 220-229. https://doi.org/10.31674/mjn.2024.v16i02.022
19. Saraswati, D., Wahyuni, F., & Wynda Myke Nola , M. (2025). Stunting Prevention: Fulfillment of Nutrition, Health Education and Socioeconomic Status in Efforts to Overcome Nutritional Problems in Toddlers. Faletehan Health Journal, 12(02), 160–166. https://doi.org/10.33746/fhj.v12i02.745
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
-
Semua artikel yang diterbitkan di JPM-KGP menggunakan lisensi Creative Commons Attribution 4.0 International (CC BY 4.0).
-
Lisensi ini memperbolehkan pihak lain membaca, mengunduh, membagikan, dan menggunakan artikel, selama menyebutkan penulis dan sumber asli.
-
Penulis tetap memegang hak cipta penuh atas naskahnya.
-
Penggunaan artikel untuk tujuan komersial diperbolehkan dengan atribusi yang jelas.
-
Penulis bertanggung jawab atas keaslian isi, data, dan kutipan dalam naskah.


