HUBUNGAN KARAKTERISTIK IBU YANG MEMILIKI BAYI 0-24 BULAN TENTANG PENGETAHUAN PIJAT BAYI DI BPM HERVIZA

Penulis

  • EFI SATRIANA STIKES AS SYIFA KISARAN

Abstrak

Pijat bayi merupakan salah satu bentuk stimulasi yang bermanfaat bagi pertumbuhan dan perkembangan bayi usia 0–24 bulan. Pengetahuan ibu tentang pijat bayi dipengaruhi oleh berbagai karakteristik, seperti usia, pendidikan, pekerjaan, dan paritas. Praktik Mandiri Bidan (PMB) menjadi tempat strategis dalam pemberian edukasi kesehatan ibu dan anak, termasuk pijat bayi.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan karakteristik ibu yang memiliki bayi usia 0–24 bulan dengan tingkat pengetahuan tentang pijat bayi di Praktik Mandiri Bidan (PMB Herviza). Penelitian ini menggunakan desain analitik dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian adalah 40 ibu yang memiliki bayi usia 0–24 bulan yang datang ke Praktik Mandiri Bidan Herviza, dengan teknik pengambilan sampel total sampling/sequential sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner terstruktur dan dianalisis menggunakan uji statistik chi-square.Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara usia ibu (p = 0,038), tingkat pendidikan (p = 0,001), pekerjaan (p = 0,000), dan paritas (p = 0,005) dengan pengetahuan ibu tentang pijat bayi (p < 0,05).Karakteristik ibu, khususnya tingkat pendidikan dan paritas, berhubungan dengan tingkat pengetahuan ibu tentang pijat bayi. Oleh karena itu, bidan diharapkan dapat meningkatkan edukasi pijat bayi dengan mempertimbangkan karakteristik ibu.

Unduhan

Data unduhan tidak tersedia.

Referensi

Chandra, B. (2008). Metodologi Penelitian Kesehatan (Cetakan Pe). Jakarta: EGC.

A Enidya, S. (2012). Buku Pintar Pijat Bayi untuk Tumbuh Kembang Optimal Sehat Cerdas. Yogyakarta: Pinang Merah

Hidayat. (2007). Metodologi Penelitian Keperawatan Dan Teknik Analisa Data.

Jakarta: Salemba Medika

Maharani, S. (2009). Pijat dan Senam Sehat Untuk bayi. Yogyakarta: Kata Hati.

Meliono. (2007). Pengetahuan. In: MPKT Modul 1. Jakarta: FEUI.

Ningsih. (2012). Pengaruh Penyuluhan Kesehatan Terhadap Keterampilan Pijat

Anak oleh Ibu di Dusun Karanganyar Gadingharjo Sanden Bantul Yogy

Notoatmodjo, S. (2010a). Promosi Kesehatan : Teori dan Aplikasi. Jakarta: Rineka Cipta.

Notoatmodjo, S. (2010b). Ilmu Perilaku Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.

Nureani. (2015). Pengaruh Pelatihan Pijat Bayi Terhadap Keterampilan Ibu Melakukan

Pijat Bayi Di Posyandu Nusa Indah Dusun PrantiPundong Bantul Yogyakarta.

Nursalam, dkk. (2008). Konsep dan Penerapan Metodelogi Riset Keperawatan. Jakarta:

InfoMedika.

Priyo, sutanto. (2006). Analisis Data. Jakarta: FKM UI.

Roesli, U. (2010). Pedoman Pijat Bayi Prematur dan Bayi Usia 0 -3 Bulan. Jakarta: Trubus

Agriwidya. Safrina, N. (2013). Faktor - Faktor Yang Mempengaruhi Pengetahuan Ibu

Tentang Pijat Bayi Di BPS Jauniwati IndrapuriKabupaten Aceh Besar.

Santoso, T. (2017). Kepuasan Ibu dalam Melakukan Massage Bayi di Wilayah Puskesmas

Buaran Kabupaten Pekalongan. 1(3), 133–139.

Widyawati. (2012). Hubungan Karakteristik Ibudengan Pengetahuan tentang Pijat Bayi di

wilayah Kerja Puskesmas Gribig.

Unduhan

Diterbitkan

2026-02-10

Cara Mengutip

HUBUNGAN KARAKTERISTIK IBU YANG MEMILIKI BAYI 0-24 BULAN TENTANG PENGETAHUAN PIJAT BAYI DI BPM HERVIZA. (2026). JURNAL KESEHATAN, GIZI, DAN PSIKOLOGI (JKGP), 1(1), 38-43. https://jurnal.udi.ac.id/index.php/jkgp/article/view/83