PERAN FUNGSI ADMINISTRASI DALAM KELANCARAN ALUR PELAYANAN PASIEN DI PUSKESMAS HIBALA
Kata Kunci:
Fungsi Administrasi, Alur Pelayanan, Puskesmas, Administrasi KesehatanAbstrak
Kelancaran alur pelayanan pasien merupakan indikator penting dalam efektivitas pelayanan kesehatan di Puskesmas. Alur pelayanan yang tidak terkelola dengan baik dapat menyebabkan keterlambatan pelayanan dan meningkatnya waktu tunggu pasien. Salah satu faktor yang berperan dalam mendukung kelancaran alur pelayanan adalah fungsi administrasi pelayanan kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran fungsi administrasi, hambatan pelaksanaannya, serta upaya optimalisasi fungsi administrasi dalam kelancaran alur pelayanan pasien di Puskesmas Hibala. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif. Informan penelitian terdiri dari kepala Puskesmas Hibala, petugas administrasi, dan tenaga kesehatan yang terlibat langsung dalam pelayanan pasien. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi alur pelayanan, dan telaah dokumen administrasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fungsi administrasi berperan penting dalam pengaturan alur pelayanan, pencatatan data pasien, dan koordinasi antarunit pelayanan. Hambatan utama yang ditemukan meliputi keterbatasan sumber daya manusia dan tingginya beban kerja administrasi. Upaya optimalisasi fungsi administrasi dilakukan melalui penyesuaian alur pelayanan dan penguatan koordinasi internal. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penguatan fungsi administrasi diperlukan untuk meningkatkan kelancaran alur pelayanan pasien di Puskesmas Hibala.
Unduhan
Referensi
Bustami. (2020). Manajemen Pelayanan Kesehatan. Jakarta: Erlangga.
Creswell, J. W., & Poth, C. N. (2018). Qualitative Inquiry and Research Design. Sage.
Handayani, L., Supriyanto, S., & Wibowo, A. (2021). Health service management in primary care. Journal of Health Management, 23(2), 145–153.
Kementerian Kesehatan RI. (2022). Pedoman Penyelenggaraan Puskesmas.
Pratama, R., & Lestari, D. (2023). Administrative efficiency in primary healthcare. Journal of Primary Care Research, 5(1), 22–30.
Rahman, F., Noor, M., & Hidayat, A. (2020). Service flow management. BMC Health Services Research, 20(1), 1–9.
Sari, M., & Putra, A. (2022). Administrative barriers in health services. Jurnal Administrasi Kesehatan Indonesia, 10(2), 85–94.
WHO. (2021). Primary Health Care Systems Strengthening.
Yuliana, E., & Nugroho, S. (2021). Health administration performance. Kesmas, 16(3), 129–136.
Wibowo, A., & Rachmawati, T. (2020). Patient flow analysis. Journal of Public Health Research, 9(4), 181–187.
Hidayah, N., & Sulaeman, E. (2023). Administrative workload. Jurnal Manajemen Pelayanan Kesehatan, 26(1), 12–20.
Putri, R., & Hasanbasri, M. (2021). Primary health governance. BMC Primary Care, 22(1), 1–8.
Lestari, Y., & Handayani, P. (2022). Coordination in health administration. IJHPM, 37(2), 1021–1032.
Firmansyah, A., & Kurniawan, T. (2020). Service efficiency. Jurnal Kebijakan Kesehatan Indonesia, 9(1), 45–53.
Nurhayati, S., & Prasetyo, E. (2024). Administrative system strengthening. Journal of Health Policy and Management, 9(1), 1–9.


